Tiga Dari Empat Terduga Penganiaya Famerlius Bu’ulölö Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Polres Nias Selatan.

Polres Nisel Diminta Tetapkan Satu Lagi Terduga Lainnya Sebagai Tersangka, dan Menahan Para Tersangka.

Foto: Solikrisman Laia ketika pra rekontruksi perkara (Sumber: Y. Laia)
banner 120x600

Penulis: Bung Fakha / Faahakhododo Telaumbanua, S.H., C.PS., C.NS., C.IW.

 

ADVOKAT

Tiga dari empat orang terduga penganiaya Famerlius Bu’ulölö kini akhirnya ditetapkan sebagai Tersangka oleh Kepolisian Resort Nias Selatan, Polda Sumatera Utara. Demikian diketahui sesuai Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangak dari Polres Nias Selatan, Nomor: B / 06 / I / RES.1.6 / 2024 / RESKRIM, tertanggal 04 Januari 2024, dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polres Nias Selatan, Nomor: B / 02 / I / RES.1.6 / 2024 / RESKRIM, tertanggal 04 Januari 2024, yang keduanya ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Nisel, AKP. Freddy Siagian, S.H., yang dikirimkan oleh Penyidik Pembantu Bripda Anugerah Zai pada Kamis 04 Januari 2024 kepada korban, melalui Kuasa Hukum korban Bung Fakha / Faahakhododo Telaumbanua, S.H., C.PS., C.NS., C.IW., atau Penulis sendiri, dari Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Masyarakat (LBH-CKM) yang berkantor pusat di Jl. K.L. Yos Sudarso Km. 5 Hilihao, Kota Gunungsitoli, Propinsi Sumatera Utara.

Adapun ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni: Solikrisman Laia alias Soli, Ratahati Laia alias Ama Josman, dan Robinson Laia alias Ama Abner. Ketiganya adalah warga Hilimböwö, Desa Lahusa, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara.

Foto: Ratahati Laia alias Ama Josman Laia (Sumber: Y. Laia)

Sementara satu orang lagi terduga pelaku penganiayaan lainnya, Sportif Laia alias Tifi, masih belum ditetapkan sebagai tersangka, dan hingga kini belum ada informasi resmi apa alasan pihak Polres Nisel tidak menetapkan orang ini sebagai tersangka juga dalam kasus ini.

Meski penetapan tersangka ini cukup lamban, namun kami, baik Tim Kuasa Hukum dari LBH CKM, Adv. Faahakhododo Telaumbanua, S.H., C.PS., C.NS., C.IW., alias Bung Fakha, Adv. Poliyaman Lombu, S.H., Adv. Liberkah Gulo, S.H., Adv. Fataro Halawa, S.H., dan korban sendiri atau klien kami, Famerlius Bu’ulölö, berterimakasih kepada Polres Nias Selatan, baik kepada Kapolres AKBP. Boney Wahyu Wicaksono, S.I. K., Kasat Reskrim, Kanit 1 dan Kanit 2, serta para Penyidik Pembantu yang menangani perkara ini.

Foto: Tim Kuasa Hukum dari LBH CKM, Adv. Faahakhododo Telaumbanua, S.H., C.PS., C.NS., C.IW., alias Bung Fakha, Adv. Poliyaman Lombu, S.H., Adv. Liberkah Gulo, S.H. (Sumber: Bung Fakha)

Perkara ini telah dilaporkan oleh korban di Polres Nisel pada 04 April 2023 sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 66 / IV / 2023 / SPKT / POLRES NIAS SELATAN / POLDA SUMATERA UTARA. Dan kami Tim Kuasa Hukum dari LBH CKM baru menerima kuasa untuk menangani perkara ini pada 06 Juni 2023 setelah penanganan perkara ini terkesan mandek.

Setelah berulang kali beradu argumentasi hukum kepada para Penyidik dan Penyidik Pembantu Polres Nisel, hingga saksi berkali-kali diperiksa dalam proses penyidikan perkara ini, akhirnya ada penetapan tersangka dalam perkara ini.

Foto: Famerlius Bu’ulolo (tengah) bersama Tim Kuasa Hukum dari LBH CKM, Adv. Faahakhododo Telaumbanua, S.H., C.PS., C.NS., C.IW., alias Bung Fakha (kiri) dan Adv. Liberkah Gulo, S.H. (Sumber: Liberkah Gulo)

Berhubung bahwa masih ada satu orang lagi terduga pelaku penganiayaan terhadap klien kami dalam perkara ini, maka Polres Nisel diminta menetapkan satu lagi terduga lainnya tersebut, a.n. Sportif Laia, sebagai tersangka dalam perkara ini.

Kemudian, meskipun penahanan tersangka sesuai dengan Pasal 20, 21, dan 31 KUHAP adalah kewenangan Penyidik, namun kami meminta Polres Nisel agar segera melakukan penahanan kepada para tersangka. Hal ini supaya para tersangka tidak melarikan diri. Apalagi bahwa salah satu dari para tersangka ini, a.n. Robinson Laia, telah lama meninggalkan kampung halamannya. Jangan sampai yang dua orang lagi kabur juga.

Bahwa terkait perkara ini juga, Solikrisman Laia telah membuat Laporan Polisi di Polsek Lahusa, Nomor: LP / B / 05 / IV / 2023 / SPKT / POLSEK LAHUSA, POLRES NIAS SELATAN / POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 05 April 2023 dengan terlapor Famerlius Bu’ulölö dan satu orang lainnya.

Laporan di Polsek Lahusa ini kami anggap hanya sebagai upaya tandingan dari tersangka Solikrisman Laia. Oleh karenanya, kami berharap, Pihak Polsek Lahusa dan Polres Nisel tidak terburu-buru untuk berpendapat bahwa perkara ini bisa menetapkan klien kami sebagai tersangka juga. Selain mempertimbangkan azas causalitas, kami berharap, pihak Polsek Lahusa dan Polres Nisel benar-benar mengkaji dan meneliti secara hukum laporan Solikrisman Laia tersebut bahwa hanyalah sebagai upaya pembelaan diri semata dari para tersangka.

Kami berharap, Laporan Solikrisman Laia di Polsek Lahusa itu bisa dihentikan penyidikannya berdasarkan hukum, karena kami menduga cukup banyak rekayasa dalam laporan tersebut. (*)

 

 

Foto: Bung Fakha

Sawo, Nias Utara, Propinsi Sumatera Utara, 05 Januari 2024.

* Penulis, Bung Fakha / Faahakhododo Telaumbanua, S.H., C.PS., C.NS., C.IW., adalah Kuasa Hukum dari Famerlius Bu’ulölö, saat ini adalah Advokat (Pimpinan Kantor Hukum Bung Fakha & Rekan, dan Direktur LBH Cahaya Keadilan Masyarakat / LBH CKM), Ketua DPC Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) Kep. Nias, Jurnalist (Pendiri dan Pimpinan Redaksi Media Onlien Nasional Cahayapost.com, Media Online Sinaryaahowu.com), Direktur PT. Media Cahaya Sarara Teholi, Ketua Umum DPP LSM F-PON, Direktur Eksekutif LSM L-SINARY, Penggiat Perlindungan Anak (Sekretaris Pusat Pusat Pengembangan Anak / PPA BNKP Jemaat Figalame), Sekretaris BPD Lasara Sawo, Pengajar / Pemateri Diklat Jurnalistik di Media Cahaya Group, Pengajar / Pemateri di Diklat Paralegal LBH CKM, Pengajar / Pemateri PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) HAPI, dan sejumlah aktifitas lainnya. Sebelumnya juga pernah mendirikan Koran TKP, Koran Sinar Ya’ahowu, Majalah Sinar Ya’ahowu, dan Media Online Umum Cahayapena.com, pernah aktif di beberapa organisasi lainnya, dan termasuk di Partai Politik. Selain menulis berita fakta, juga sudah banyak menulis opini, cerpen, dan puisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVOKAT