Polisi Cek TKP, Serius Dalvin Amaziönö, Akui Sudah Masuk Ke Rumah Ina Suci Bersama Istri dan Adeknya.

Foto: Pelaksanaan Cek TKP di rumah Sitima Laia alias Ina Suci. (Sumber: FT).
banner 120x600

Teluk Dalam, Nias Selatan, Cahayapost.com.

Minggu, 18 Juni 2023.

ADVOKAT

Pihak Polres Nias Selatan adakan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) di rumah Sitima Laia alias Ina Suci Amazihönö di Desa Sinar Baru Daro Daro, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara, Kamis (15/6/2023) terkait Laporan Yusibae Finowa’a alias Ina Nasi Amazihönö atas dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Serius Dalvin Amazihönö yang juga Kepala Puskesmas Sömambawa sebagaimana dalam LP Nomor: LP / B /85 / V / 2023 / SPKT / POLRES NIAS SELATAN / POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 2 Mei 2023, dan Laporan Serius Dalvin Amazihönö atas dugaan pengancaman yang diduga dilakukan oleh Yusibae, Suderman Amazihönö dan Samprizal Amazihönö sebagimana dalam  LP Nomor: LP / B / 96 / V / 2023 / SPKT / POLRES NIAS SELATAN / POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 15 Mei 2023.

Kedua pihak didampingi oleh kuasa hukum masing-masing, pihak Dalvin didampingi oleh Adv. Naryaman Laia, S.H., Adv. Displin Luahambowo, S.H., dan Tim, dan pihak Yusibae didampingi oleh Adv. Faahakhödödö Telaumbanua, S.H. alias Bung Fakha dan Adv. Fataro Halawa, S.H. dari Kantor Hukum Bung Fakha & Rekan.

Foto: Pelaksanaan Cek TKP di rumah Sitima Laia alias Ina Suci. (Sumber: FT).

Pada peragaan dalam cek TKP tersebut, Yusibae menjelaskan bahwa Dalvin dan istrinya masuk ke rumah Ina Suci tanpa izin atau secara paksa, dan kemudian Dalvin memukul kepala Yusibae hingga luka, lalu mendorong Yusibae hingga terjatuh, akibatnya kursi patah, pintu pecah, dan kemudian akibat dorong-dorongan Dalvin dan istrinya, lemari piring pecah.

Sementara Dalvin menjelaskan, ia bersama istri dan adeknya memang benar masuk ke dalam rumah Ina Suci ke ruang tengah. Dalvin berkilah bahwa dia belum memukul Yusibae, tetapi Yusibae mendorongnya, Samprizal mendorongnya, dan Suderman mengancamnya pakai alat, sementara istri dan adeknya hanya menonton kejadian.

Dalvin juga mengatakan ketika ia didorong ia hendak terjatuh. Namun anehnya, saat memperagakan, Dalvin malah memperagakan ia terjatuh langsung, bukan hendak terjatuh lagi.

Foto: Pelaksanaan Cek TKP di rumah Sitima Laia alias Ina Suci. (Sumber: FT).

Sementara itu, Yusibae, Suderman dan Samprizal, membantah bahwa Dalvin belum memukul Yusibae. Mereka juga membantah bahwa adik perempuan Dalvin ada di TKP.

Hal yang sama juga dikatakan oleh saksi lain yang ada di TKP, Redianus Laia mengatakan bahwa yang masuk ke rumah Ina Suci hanya Dalvin dan istrinya.

“Saya ada di kakilima rumah sebelah, dan yang saya lihat masuk ke rumah Ina Suci pada kejadian malam itu hanya Dalvin dan istrinya Kristina Daeli alias Ina Yuan, tidak ada adek perempuannya” Ujar Redianus.

Foto: Pelaksanaan Cek TKP di rumah Sitima Laia alias Ina Suci. (Sumber: FT).

Senada dengan itu, Yuliusu Laia juga mengatakan bahwa pada saat itu, yang dia lihat keluar dari rumah Ina Suci hanya Dalvin dan Kristina Daeli, tidak ada adek perempuan Dalvin. Ia juga mengatakan, saat itu, benar melihat Yusibae mengalami luka, dan dialah yang membawa Yusibae untuk berobat.

Ditempat yang sama, kuasa hukum Yusibae dan keluarga, Bung Fakha, mengatakan semua yang disampaikan oleh Dalvin saat cek TKP adalah haknya, tak perlu berbantah-bantahan mana yang benar mana yang salah.

“Apapun yang disampaikan oleh kedua belah pihak pada saat cek TKP, termasuk Dalvin, adalah haknya, tak perlu berbantah-bantah di cek TKP. Biarkan penyidik melaksanakan tugasnya, biakan masing-masing pihak memberiakan keterangannya kepada Penyidik atau Penyidik pembantu, nanti kita akan membuktikan siapa yang benar dan siapa yang salah di Pengadilan” ujar Bung Fakha.

Untuk diketahui, kasus ini kini telah menjadi saling lapor keluarga besar, berawal dari masalah tanah warisan suami Yusibae, Ama Rati Amazihönö. Ketika Yusibae telah membangun sebuah dwiker plat di tanah warisan di Desa Mogae, Kec. Lahusa, pada sore Kamis (27/4/2023), datang Foarota Amazihönö dan Muliama Larosa diduga merusak dwiker plat tersebut dan diduga melakukan pengancaman terhadap Yusibae. Hal ini karena Foarota Amazihönö dan Muliama Larosa mengklaim secara sepihak bahwa warisan tersebut telah menjadi milik Muliama Larosa, istri dari anak tiri Yusibae.

Kemudian, pada malam harinya, Dalvin dan istrinya mendatangi rumah Ina Suci, dimana disana ada Yusibae, dan Dalvin diduga melakukan penganiayaan kepada Yusibae, sehingga kepala Yusibae terluka. Dan akibat dari datangnya Dalvin dan istrinya ke rumah itu, Ina Suci juga mengalami korban kerusakan lemari, pintu dan kursi.

Perkara keluarga ini sudah menjadi 7 LP (Laporan Polisi), 3 LP dari kubu Dalvin, dan 4 LP dari kubu Yusibae atau Ina Nasi yang adalah janda miskin dan nenek tiri Dalvin yang Kepala Puskesmas Sömambawa itu.

3 LP dari kubu Dalvin:

  1. Laporan Dalvin dugaan pengancaman tertanggal 15 Mei 2023 dengan terlapor Yusibae Finowa’a, Suderman Amazihönö, dan Samprizal Amazihönö.
  2. Laporan Ama Dalvin dugaan pengancaman tertanggal 15 Mei 2023 dengan terlapor Suderman Amazihönö.
  3. Laporan Ina Roma dugaan penyerobotan tanah tertanggal 17 Mei 2023 dengan terlapor Yusibae Finowa’a, Suderman Amazihönö, Samprizal Amazihönö, dan Sitima Laia.
Foto: Pelaksanaan Cek TKP di rumah Sitima Laia alias Ina Suci. (Sumber: FT).

4 LP dari kubu Yusibae:

  1. Laporan Yusibae dengan dugaan penganiayaan tertanggal 2 Mei 2023 dengan terlapor Serius Dalvin Amazihönö alias Dalvin alias Ama Yuan.
  2. Laporan Yusibae dengan dugaan pengancaman tertanggal 10 Juni 2023 dengan terlapor Ama Dalvin dan Ina Roma
  3. Laporan Suderman dengan dugaan pengancaman tertanggal 10 Juni 2023 dengan terlapor Ama Dalvin, Ina Dalvin, Dalvin dan Ina Yuan (istri Dalvin)
  4. Laporan Sitima Laia dengan dugaan pengerusakan tertanggal 10 Juni 2023 dengan terlapor Dalvin dan istrinya.

 

Untuk diketahui, Ama Dalvin, Alm. Ama Suci, Alm. Ama Roma, dan Suderman adalah anak kandung dari A. Rati Amazihönö, suami dari Yusibae. Ama Dalvin, Alm. Ama Suci, Alm. Ama Roma adalah anak tiri Yusibae. Suderman adalah anak kandung Yusibae. Dalvin adalah anak dari Ama Dalvin, cucu tiri dari Ina Nasi / Yusibae, dan Samprizal adalah anak dari Alm. Ama Suci dan cucu tiri dari Ina Nasi. (S.Wa’u / SaronT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVOKAT