Bupati Nias Barat Ajak Seluruh Kades Bangun Desanya Sepenuh Hati

Foto: Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu saat menyampaikan arahan pada kegiatan rapat koordinasi fasilitasi penyusunan pembangunan desa dalam rangka percepatan penyerapan keuangan desa TA 2022 di Hall Tokosa (Sumber: YasG)
banner 120x600

Lahömi, Cahayapost.com

Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu mengajak seluruh Kepala Desa di daerahnya untuk membangun desanya sepenuh hati.

ADVOKAT

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu dalam arahannya pada saat membuka pelaksanaan rapat koordinasi fasilitasi penyusunan pembangunan desa dalam rangka percepatan penyerapan keuangan desa TA 2022 di Hall Tokosa, Desa Onolimbu, Kec. Lahömi, Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (7/10/2022).

“Kita bangun Nias Barat dengan sepenuh hati, mari bergandeng tangan, mari bekerja sama untuk terus mengejar ketertinggalan dan mensejajarkan Kabupaten Nias Barat dengan daerah lain. Kepala Desa merupakan perpanjangan tangan Bupati / Wakil Bupati membangun daerah dimulai dari Desa” ujar Khenoki.

Pihaknya juga mengharapkan penggunaan anggaran desa dapat membawa kemajuan desa secara signifikan.

Foto: Para peserta kegiatan rapat koordinasi fasilitasi penyusunan pembangunan desa dalam rangka percepatan penyerapan keuangan desa TA 2022 di Hall Tokosa (Sumber: YasG)

“Apabila Kepala Desa membangun desanya dengan anggaran tersedia  yang kurang lebih rata-ratanya 1 Milliar dengan hati maka dapat memberi kemajuan yang signifikan. Kemudian tingkatkan kepedulian terhadap desanya masing-masing, gerakan gotong royong membersihkan pinggir jalan dan fasilitas umum yang ada di desanya” harap Bupati Nias Barat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Khenoki Waruwu mengingatkan desa yang terdapat penyalahgunaan dana desa akan menghambat penyaluran dana desa non BLT Desa Tahun berjalan dan tahun selanjutnya.

“Dalam regulasi terbaru, peraturan menteri keuangan nomor 128/PMK.07/2022. disebutkan bahwa dalam hal terdapat permasalahan desa berupa kepala desa dan/atau perangkat desa melakukan penyalahgunaan DD dan ditetapkan sebagai tersangka maka Menteri Keuangan dapat melakukan penghentian penyaluran dana non BLT Desa tahun berkenan dan tahun selanjutnya” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Fatiso Zai, S.Pd melaporkan bahwa tujuan pelaksanaan rapat koordinasi itu untuk mewujudkan sinkronisasi program kegiatan, target, dan sasaran pembangunan antara pemerintahan pusat, daerah dan desa.

Dalam membuka rapat koordinasi ini, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu didampingi Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era era Hia, MM., M.Si., Pj. Sekda Sozisokhi Hia, SH., MM., Staf Ahli dan Asisten serta beberapa Kepala OPD Nias Barat.

Pantaun di lapangan, rapat koordinasi yang difasilitasi oleh Dinas PMD itu diikuti oleh Camat, Kepala Desa, Ketua BPD, Tenaga Ahli PMD3 Kabupaten Nias Barat dan hadirin lainnya. (YasG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVOKAT